Informasi Pengertian Tags WordPress dan Cara Memakainya

03 October 2019 by Maressa Anastasya
Pengertian Tags WordPress dan Cara Memakainya

WordPress adalah salah satu CMS paling populer untuk membuat berbagai jenis website. Untuk anda yang masih pemula, tentu akan merasa kebingungan dengan beberapa istilah tool dan juga fitur termasuk pada saat ingin membuat konten. Ada begitu banyak fitur yang bisa dimaksimalkan ketika membuat konten SEO friendly s eperti salah satunya adalah tags. Lalu, apa sebenarnya pengertian tags WordPress dan bagaimana cara memakainya?.

 

Apakah WordPress Tags?

Apakah WordPress Tag?WordPress tags merupakan satu dari begitu banyak tool dan fitur yang dipakai untuk mengelompokkan postingan atau konten berdasarkan sebuah kesamaan. Umumnya, tags terletak di bagian bawah post atau pada sidebar. Pada saat pengunjung website atau blog mengklik pada tag tertentu, maka WordPress akan mengarahkan ke halaman arsip atau halaman tag dan mengindek semua post serta custom post type dengan tag yang sama.

Tag ini berfungsi penting untuk mengoranisir konten website atau blog. Fitur ini akan memberikan dampak langsung pada pengalaman user atau user experience serta SEO.

 

Perbedaan Kategori dan Tag WordPress

Perbedaan Kategori dan Tag WordPressJika dilihat secara teknis, kategori dan juga tag adalah raksonomi WordPress. Kedua fitur ini berguna untuk mengklasifikasikan post, akan tetapi kategori dan juga tag diterapkan denan cara yang berbeda. Berikut akan kami jelaskan beberapa perbedaan antara keduanya:

 

  1. Umum vs Khusus

Perbedan kategori dan tag pertama ada di luas cakupan topik. Kategori berguna untuk mengelompokkan post berdasarkan topik konten, sementara tag lebih mengacu pada informasi yang lebih spesifik pada konten.

Contohnya sebuah blog makanan menggunakan kategori tur kuliner, tips, resep makanan dan informasi makanan. Maka jika anda menuliskan “resep olahan steak paling enak”, nantinya artikel tersebut akan dikelompokkan dalam kategori resep. Sementara untuk tag, anda bisa memakai daging sapi, beef, eropa, main course dan lain sebagainya.

 

  1. Wajib vs Opsional

Perbedaan lain dari kategori dan tag adalah kedudukannya atau posisi kedua taksonomi pada postingan. Untuk kategori memiliki sifat wajib, sedangkan tag adalah opsional. Jika tidak ada kategori yang dibuat, maka WordPress akan otomatis mengelompokkan konten ke Uncategorized.

 

  1. Parent child Relationship vs Entitas Mandiri

Perbedaan yang terakhir dari kategori dan tag ada pada hubungan hirarkinya. Untuk kategori bersifat hirarkis yang berarti anda bisa membuat child category atau subcategory sesudah parent category.

Contohnya di bawah kategori resep, anda bisa menambah beberapa subcategory seperti hidangan pembuka, hidangan utama, hidangan penutup dan menu diet.

Dibawah subcategory menu diet, anda bisa menambahkan rendah karbohidrat, makanan rendah gula dan juga makanan rendah lemak.

Berbeda dengan kategori, tag tidak memiliki parent child relationship dan semua tag yang ditambahkan berdiri sendiri serta tidak memiliki tingkatan.

Selain beberapa perbedaan kategori dan tag yang sudah kami ulas diatas, kategori dan tag juga memunculkan permalink yang berbeda. Dengan beberapa perbedaan tersebut, tentunya anda juga harus menjalankan struktur custom permalink.

Meski dari segi pemakaian kedua taksonomi ini berbeda, namun anda tetap masih bisa menambahkan kategori dan juga tags pada post. Satu post bisa saja mempunyai satu atau dua kategori dengan beberapa tag.

 

Cara Membuat Tag di WordPress

Sebenarnya, menambahkan tag ke post tidak terlalu sulit, akan tetapi harus diingat jika hanya post saja yang bisa mempunyai tag. Ada dua cara untuk membuat tag pada WordPress dan berikut akan kami jelaskan selengkapnya.

Cara Pertama Membuat Tag di WordPress

  • Silahkan anda buka Post kemudian Add New lewat dashboard admin.
  • Pada sisi kanan visual editor, silahkan anda cari the tags box.
  • Sesudah itu, ketik tag yang ingin anda tambahkan dan setiap tag yang dimasukkan dipisah dengan memakai tanda koma.

Cara Kedua Membuat Tag di WordPress

Untuk cara kedua, anda bisa menambahkan tag ke postingan blog yang sudah dipublikasikan sebab tag ini berguna untuk meningkatkan peringkat SEO karena anda bisa menambahkan slug ke tag.

  • Silahkan anda buka posts kemudian pilih tag lewat dashboard admin.
  • Silahkan anda ketik tag baru pada kolom nama.
  • Tambahkan slug ke tag.

 

Cara Membuat Tag Cloud di WordPress

Cara Membuat Tag Cloud di WordPressTidak hanya mengorganisir postingan, namun pemakaian tag di WordPress juga bisa meningkatkan usabilty dan aksesibilitas situs anda sehingga tag bisa memberikan pengalaman user yang lebih baik.

Ditambah lagi dengan mengaktifkan tag cloud widget, pengalaman user juga akan semakin memuaskan. Tag cloud widget akan memunculkan semua tag yang sudah dibuat. Hanya dengan satu klik, pengunjung situs sudah bisa menelusuri tag yang ada hingga menemukan yang sedang dicari.

Mungkin, dari website anda tidak ada sesuatu yang luar biasa, akan tetapi dengan membuat tag cloud, maka pengunjung situs akan merasa terbantu ketika mencari topik yang menarik dan tidak ada pada website atau blog kompetitor. Selain itu, anda juga dapat membuat ukuran huruf di tag yang populer terlihat lebih besar.

  • Buka Appearance kemudian pilih Widgets di dashboard admin.
  • Cari Tag Cloud widget lalu drag ke widget area anda ingin menampilkannya yang biasanya ditampilan pada sidebar.
  • Silahkan anda tentukan judul serta jumlah tags yang akan ditambahkan ke cloud dengan jumlah maksimal adalah 75.

Terkadang, anda ingin mengeluarkan tag tertentu dari tag cloud sebab kurang terkenal atau tidak terlalu menarik. Untuk mengeluarkan tag tersebut, berikut langkah yang harus anda lakukan:

  • Silahkan buka posts kemudian pilih tags dan pilih tag yang ingin anda keluarkan.
  • Lihat pada kolom alamat browser dan cari tag ID yang biasanya adalah tag_ID= diikuti dengan angka.
  • Silahkan copy atau salin tag ID kemudian kembali ke customizer => Widgets.
  • Klik lalu buka pengaturan tag cloud widget.
  • Silahkan tempelkan atau paste tag ID ke Exclude box.
  • Selesaikan prosesnya kemudian klik Save.

 

Halaman Arsip Noindex WordPress Tag

Cara terbaik untuk mengatasi masalah pada halaman tag dan SEO adalah memakai noindex WordPress tag. Dengan mengaktifkan tag ini, maka anda akan memberitahukan mesin pencari untuk tidak mengindahkan halaman tah ketika crawling data. Metode ini bisa dilakukan denga instal plugin SEO YOAST.

  • Klik Search Appearance.
  • Pilih tab Taxonomies.
  • Kemudian cari Tags.
  • Dibawah hasil pencarian Show Tags in search, silahkan anda pilih No dan klik Save.

Demikian ulasan dari kami kali ini tentang pengertian tags dan bagaimana cara untuk mengaktifkannya. WordPress tags merupakan fitur yang paling tepat ketika mengelola dan juga mengorganisir konten yang membantu pengunjung situs ketika mencari topik yang disukai dengan cepat. Dengan mengaktifkan tag, maka anda juga sudah memperbaiki pengalaman user secara menyeluruh.

Hal yang harus anda ingat, sebaiknya berhati hati ketika memakai tag sebab juga bisa berdampak negatif pada SEO. Lakukan beberapa cara yang sudah kami berikan diatas agar bisa memakismalkan usability tag tanpa harus mengganggu sistem dari SEO.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.
Bidang yang harus diisi ditandai *

WhatsApp
IDprogrammer
IDprogrammer
Office

Kota Malang
- Jl. Laksda Adisucipto G.22 (Graha Cipta Residence Blok B.5)

Blitar
- Jl. Jendral Sudirman, Kecamatan Ponggok / Ruko Pojok No 8, Kab Blitar

About Us
IDprogrammer merupakan perusahaan IT yang fokus melayani jasa pembuatan Website dan Aplikasi Profesional
Office

Kota Malang
- Jl. Laksda Adisucipto G.22 (Graha Cipta Residence Blok B.5)

Blitar
- Jl. Jendral Sudirman, Kecamatan Ponggok / Ruko Pojok No 8, Kabupaten Blitar

About Us
IDprogrammer merupakan perusahaan IT yang fokus melayani jasa pembuatan Website dan Aplikasi Profesional
© Copyright 2019 IDprogrammer. All rights reserved.